Beginilah Seharusnya Kita Memanfaatkan Waktu

Saudaraku….

Bercermin kepada genarasi salafus shaleh umat ini, dimana mereka telah menorehkan contoh-contoh yang mengagumkan dalam memanfaatkan waktu, detik-detik umur dan setiap hembusan nafas untuk amal kebajikan.Dengan mengetahui jalan hidup orang-orang saleh dan kesungguhan mereka mereka dalam memanfaatkan detik-detik umur mereka dalam ketaatan, memiliki pengaruh besar dihati seorang muslim,yaitu pengaruh dalam menumbuhkan dan membangun gairah untuk memanfaatkan waktu dan memaksimalkan detik-detik usia dalam perkara-perkara yang mendekatkannya kepada Allah.

  Continue reading

Advertisements

Jika Hidupmu Begitu Berharga, Mengapa Malas?

Untukmu wahai jiwa yang malas,

Betapa ruginya dirimu ,jika engkau memperturutkan rasa malas yang menggelayut dalam jiwamu.

Orang lain telah mendahuluimu dengan amal, keutamaan, cita-cita, serta prestasi hidup.

Sementara dirimu masih tertidur, belum berbuat apa-apa dan tertinggal. 

Orang lain telah menghafal puluhan juz, bahkan hafal 30 juz, sementara dirimu juz 30 pun tak hafal-hafal dari dulu sampai sekarang

Orang lain telah mendahuluimu berpagi-pagi menjemput rezeki, sementara dirimu masih nyaman dalam hangatnya selimut.

Orang lain telah mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya, sementara engkau belum mengumpulkan apa-apa. Continue reading

Sedikit Tapi Usahakan Rutin

“Amalan yang paling dicintai Alloh Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun sedikit.”

 (HR Muslim: 783)

Wahai sekalian manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit.

[ HR. Muslim no. 782]

 

Saudaraku,

Sedikit adalah dasar dari yang banyak. Bukankah tetesan demi tetesan akan membentuk sebuah aliran air yang deras. Gunung yang besar terdiri dari kumpulan batu, tanah dan kerikil yang kecil. Selembar kain yang halus berasal dari seutas benang.

Saudaraku, melakukan amal secara kontinu dan berkesinambungan ibarat membangun benteng diri yang kokoh. Satu-persatu batu bata yang kita susun secara bertahap dan terus-menerus pada akhirnya membentuk suatu bangunan yang megah dan kokoh. Begitu juga segenap amal ibadah, amal shaleh, dan seluruh perbuatan baik yang kita  tekuni terus-menerus akan membentuk keistiqamahan dalam jiwa kita sehingga benteng keimanan kita akan kokoh. Continue reading

Sandal hanya Sesisi

Saudaraku, sungguh indah sebuah nasehat yang disampaikan oleh Al-allamah Abdul Aziz ibn Baz ketika ditanya oleh seorang pemuda tentang memakai sandal hanya sesisi. “Itu haram Ananda, sebagaimana yang termaktub dalam hadis shahih yang mana nabi melarang memakai sandal hanya sebalah” jawab beliau. “Kalau Cuma selangkah?” lanjut si penanya. Beliau pun tersenyum dan berujar lembuat, “Duhai Ananda, mari kita berjuang untuk tak mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, walau hanya selangkah”. Continue reading