Tags

, , , , ,

Wahai kamu!
Ya kamu, yang lagi dmabuk cinta!

Sungguh aneh dirimu!
Kau selalu bersemangat menanti pesan dari dari kekasihmu.

Selalu berharap akan ada pesan yang datang, antusias menunggu.

Bahkan kau bergegas dan bersegera kalau kekasihmu memanggil. Dan berharap kau
dipanggil dan dihubungi sesering mungkin.

Tapi terhadap cinta sejati,
Rabbul ‘Izzati
kau mengabaikannya.
Kau tidak antusias menengok dan membaca pesan-Nya. (Baca:al qur’an)

Surat cinta dari -Nya tak pernah kau buka dan baca.

Tak perlu kau dibuat menunggu, kapan pun sebenarnya kau bisa membaca pesan-Nya.

Tapi kau enggan!
Tak seantusias kau menerima pesan dari kekasihmu.

Terhadap panggilan-Nya kau tak bergegas.
Dirimu bermalas-malas.
Tak sesegera seperti kau memenuhi panggilan kekasihmu.

Sungguh aneh dirimu.
Cinta hakiki dan sejatimu telah terkalahkan
dengan cinta yang lain.

Mengapa kau berbuat begitu!
Kembalilah tata cintamu.Hendaknya cinta kepada Sang Khaliq harus mendominasi hatimu dibanding cinta yang lain.

Salam hangat penuh cinta
Dari saudaramu

A.B.I.K
Batam, 21 September 2013

image