Mengikir Hati yang Berkarat

Tags

, , ,

hati yang berkarat2

# Mengikir Hati yang Berkarat

Berikut ini beberapa kiat untuk menghilangkan karat hati, sehinggahati bersih, amal pun tanpa pamrih, hanya mengharap ridha ilahi:
1. Berlepas diri atas segala bentuk ketergantungan kepada selain AllahAzza wa Jalla demi memurnikan pengabdian kita pada-Nya.

2. Perbanyak beristighfar pada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

3. Perbanyak membaca Al-Qur’an, jangan sampai hari kita terlewatkantanpa membaca dan memahami kalam-kalam Allah.

4. Perbanyak mengingat Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan dzikrullah,karena dengan berdzikir kita akan senantiasa merasa diawasi oleh Allah, sehingga hati dan pikiran lebih terkontrol untuk berhati-hati dalam berniat dan beramal.
5. Berbahagialah dengan kebahagiaan saudaramu.

6. Bila engkau dilempari batu, maka tangkaplah batu itu, kumpulkan dan

bangunlah dengannya sebuah rumah yg indah. Maksudnya, batu tersebut

adalah kritikan yg membangun.

7. Jangan menangisi nasi yang telah menjadi bubur, karena itu hanyalah

akan menyia-nyiakan waktu. Namun, bangkitlah dan bersemangatlah untuk

membuat sebab takdir Allah menjadi lebih baik.

8. Tata hati dengan gemar berbagi.

9. Kunjungilah fakir miskin dan seringlah mengingat kematian, karena dengan itu kita menjadi sadar bahwa dunia ini benar-benar hina, hidup di dunia tidaklah lama, dan hidup di dunia hanyalah untuk mencari bekal menghadap Allah Rabbul ‘alamin.
Referensi : Rekaman kajian Ustadz Reza Syafiq Basalamah hafidzahullahu yang bertema Mengikir Hati Yang Berkarat

Resume oleh: ABIK, Batam, 10 Agustus 2016

Apa Planning dan Targetmu Ramadhan Kali Ini!!!

Tags

, , , , , ,

 

targetramadhan_thumb

Saudaraku, apa rencanamu Ramadhan kali ini? Apakah ramadhanmu kali ini sama dengan Ramadhan tahun sebelumnya atau menjadi Ramadhan terbaikmu. Buatlah target dan rencanakan Ramadhanmu, agar ini menjadi Ramadhan yang terbaik.

Berikut yang bisa menjadi list atau daftar target yang hendak dicapai di bulan Ramadhan:

  1. Ramadhan kali ini, tekadkan diri untuk lebih akrab dengan Al-Qur’an. Minimal khatam Al-Qur’an 1 kali.
  2. Prioritaskan waktu khusus untuk Al-Qur’an, waktu untuk memahami dan tadabur Al-Qur’an.
  3. Pelajari Al-Qur’an dengan terjemahan dan tafsir secara teratur dan terus sepanjang bulan . Baca ringkasan tafsir Ibnu Katsir, Tafsir jalalain, Tafsir Juz Amma Syaikh Shalih Al Utsaimin, dll.
  4. Tidak tidur setelah subuh, manfaatkan waktu untuk untuk membaca zikir pagi, menghafal Al-Qur’an, atau tadabur.
  5. Biasakan diri untuk tidur lebih awal (tidak bergadang )dengan niat agar bisa bangun lebih awal untuk bangun sepertiga malam untuk salat malam, baca Al-Qur’an, Istighfar waktu sahur, sahur.
  6. Tekadkan di Ramadhan kali ini untuk tidak menonton TV selama sebulan.
  7. Bertekad mengurangi interaksi dengan media sosial, kecuali untuk tujuan dakwah.
  8. Bertekad memperbanyak zikir, mengurangi ngobrol, berkata-kata yang tidak bermanfaat, apalagi berkata dusta, bohong, dan ghibah.
  9. Bertekad untuk tidak membiarkan telinga untuk mendengar perkara yang tidak bermanfaat. Memperbanyak mendengar Al-Qur’an, mendengar rekaman kajian.
  10. Bertekad memperbanyak sedekah, infaq, dan membiasakan diri untuk menjadi lebih dermawan.
  11. Bertekad memperbaiki kualitas shalat wajib kita. Selalu shalat berjamaah dimesjid, usahakan selalu mendapati takbiratul ihram imam selama sebulan penuh.
  12. Biasakan diri baca zikir pagi dan petang.
  13. Shalat tarawih dan witir bersama imam selam sebulan penuh.
  14. Memperbanyak shalawat kepada Rasulullah.
  15. Membaca kitab hadis. Minimal membaca Riyadus shalihin, kitab Arbain Nawawiyah, Kitab Umdatul Ahkam, dll. Minimal menamatkan salah satunya.
  16. Menghafal Al-Quran, minimal hafal 1 juz dibulan Ramadhan. Mulai dari juz termudah seperti juz 30, juz 29.
  17. Memperbanyak shalat sunah selama Ramadhan. (shalat sunah rawatib, shalat sunah dhuha, shalat tahajud)
  18. Memperbanyak doa, karena doa orang yang berpuasa adalah mudah diijabah.
  19. Menghadiri majelis ilmu/ kajian islam.
  20. Bertekad untuk i’tikaf di sepuluh terakhir Ramdahan.
  21. Bersungguh-sungguh untuk mendapatkan malam lailatul Qadr.
  22. Berbuka dan bersahur tanpa mubazir dan berlebih-lebihan, berbuka/sahur dengan kurma atau air terlebih dahulu sebelum dengan makanan yang lainnya.
  23. Menyediakan makanan untuk berbuka bagi orang lain, minimal berbagi koma, dsb.
  24. Memperbanyak istighfar dan taubat.
  25. Menjadi lebih pemurah, lebih santun, lebih sopan, murah senyum dan lebih sabar dan berakhlak mulia baik kepada karib kerabat, tetangga, sahabat, atau orang-orang yang menyakiti kita.
  26. Anggap ini Ramadhan terakhir kita, maka kita akan bersungguh-sungguh untuk memanfaatkan setiap detiknya di bulan Ramadhan ini.

 

ABIK

Batam, 4 Juni 2016

Jangan Remehkan Dosa

Tags

, , , , ,

jangan remehkan dosa

Jangan lihat kecilnya kedurhakaan dan dosa yang kita lakukan, tapi lihatlah kepada Dzat yang kita bermaksiat kepada-Nya, yaitu Dzat Allah Yang Maha Besar.

 

Saudaraku, sungguh indah sebuah nasehat yang disampaikan oleh Al-allamah Abdul Aziz ibn Baz ketika ditanya oleh seorang pemuda tentang memakai sandal hanya sesisi. “Itu haram Ananda, sebagaimana yang termaktub dalam hadis shahih yang mana nabi melarang memakai sandal hanya sebalah” jawab beliau. “Kalau Cuma selangkah?” lanjut si penanya. Beliau pun tersenyum dan berujar lembuat, “Duhai Ananda, mari kita berjuang untuk tak mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, walau hanya selangkah”.

Apa pelajaran yang bisa kita petik dari nasehat yang indah itu, agar jangan terbesit dalam hati kita sekecil apapun untuk berbuat kedurhakaan kepada Allah dan Rasul-Nya, agar kita jangan menyelisihi apa yang telah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya, walaupun perbuatan itu dalam pandangan kita kecil, walau hanya selangkah, walau hanya sebutir, walau hanya setetes, walau hanya sekilas, walau hanya sekejap mata. Continue reading

Andai Hati Itu Bersih

Tags

, , ,

img-20141229-wa0022

Saudaraku,

Utsman bin Affan Radiallahu anhu pernah mengatakan, “Sendainya hati kalian itu bersih, maka kalian tidak akan pernah puas dengan firman Allah”.

Andai hati itu bersih..

Maka ia akan betah berlama-lama dengan Al-Qur’an.

Andai hati itu bersih..

Maka ia adalah orang yang paling bersemangat dan terdepan dalam mengerjakan kebaikan.

Andai hati itu bersih..

Maka mudah baginya memahami ilmu.

Andai hati itu bersih..

Maka mudah baginya menangkap dan menggali hikmah

Andai hati itu bersih..

Maka lisannya  terjaga dari mencaci, menghina, membuka aib sesama muslim. Continue reading

Ketika Jiwa Terbelenggu Kemaksiatan

Tags

, , , , , , , ,

 

caught-1013600_960_7204

“Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Apabila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan “ar raan” yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka’.”[1]

 Saudaraku,

yang jiwanya terbelenggu oleh kamaksiatan! Mari sejenak merenungi dan meresapi seruan ini. Seruan ini kupersembahkan untuk setiap jiwa-jiwa yang terbelenggu oleh kamaksiatan, yang ia ingin kembali ke fitrah suci, tapi  apa daya tembok penghalang begitu tebal, tekad begitu lemah,  jiwanya ingin bebas, tapi ia tetap terperangkap dalam gelapnya mmaksiat . Dan jauh dilubuk hatinya ia ingin kembali kepangkuan hidayah!

Saudaraku, bagi jiwa yang dikuasai oleh kemaksiatan!

Sungguh engkau telah rela menukar kesenangan abadi dengan kesenangan sesaat!

Sungguh engkau telah menjual barang terindah dengan harga sangat murah!.

Betapa anehnya engkau, menjual barang termahal dengan harga yang paling rendah. Sungguh engkau benar-benar teperdaya dalam transaksi  jual beli ini.

Sungguh aneh, engkau sudi menjual permata dan miyak wangi dengan kotoran.

 Alangkah mengherankan, Engkau menjual barangan dagangan yang Allah adalah pembelinya, Surga adalah harganya, dan Rasul sebagai perantara dan penjamin dari jual beli. Tetapi  engkau menjualnya dengan  puncak kehinaan dengan bermaksiat kepada-Nya.

 Sungguh engkau telah mencampakkan gelar-gelar kemulian dan mengganti  dengan gelar-gelar tercela dan hina. Continue reading

Jalan Selamat dari Maksiat

Tags

, , , , ,

12931241_475564785962995_3293080863243217_n

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan agar selamat dari maksiat:

1. Anggaplah dosa yang kamu lakukan itu besar
2. Hindari dosa-dosa kecil.
3. Hindari Mujaharrah ( Demonstratif, menceritakan dosa sendiri kepada orang lain)
4.  Ikuti dengan taubat nasuha yang benar.
5. Apabila dosa terulang, ulangilah taubat. jangan pernah bosan untuk taubat.
6. Tinggalkan semua penyebab-penyebab maksiat.
7. Terus-menerus beristighfar setiap waktu.
8. Berjanji kepada Allah untuk meninggalkan maksiat.
9.  Berbuat baik setelah berbuat buruk.
10. Bertauhid yang benar.
11. Jangan tinggalkan orang-orang shaleh
12. Jangan meninggalkan dakwah
13. Jangan mencela orang lain yang berbuat dosa.

(Referensi:  Sabilun najah Min Suumil Ma’shiyati, Muhammad bin Abdullah ad Dawasy) Continue reading

Indahnya Memilih Dan Mencintai Karena Allah

Tags

, ,

img-1432704845

Saudaraku, Sungguh indahnya seseorang memilih dan mencintai karena Allah

Ditolak atau diterima pinangannya tetap mengagungkan Allah.
‘Allhamdulillah’ jika pinangannya diterima, Subhanallah jika cintanya tak berbalas, pinangannya ditolak.Itulah ucapan yang keluar dari lisan orang yang memilih dan mencintai karena Allah.

Tak kecewa jika pinangannya ditolak.
Tak lemah atau melankolik ketika cintanya kandas.
Tak larut dalam kesedihan yang mendalam ketika cinta tak berbalas.
Tak terhina dengan penolakan.

Baginya, jika tidak bisa jadi pendamping
Semoga tetap jadi saudara
agar silaturahmi tetap terjaga.
Tetap mendoakan kebaikan baginya.
Tak ada dendam dalam hatinya

Betapa indahnya mencinta dan memilih karena Allah…
Ingatlah saudaraku,
Sesorang hanya akan menikah dengan jodohnya.Tidak mungkin dia akan menikah dengan yang bukan jodohnya. Maka kegagalan dalam menuju pelaminan, pinangan ditolak, cinta tak berbalas, bisa jadi karena memang dia bukan jodohnya. Maka bersabarlah, perbaiki diri dan tingkatkan kualitas diri dlm masa penantian ini.

ABIK

Ketika Hati Ternoda oleh Maksiat

Tags

, , , , , ,

9786020894140

“Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Apabila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan “ar raan” yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka’.”

(HR. At-Tirmidzi no. 3334, Ibnu Majah no. 4244, dan Ahmad (II/297). Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al Albani).

Saudaraku, maksiat dan dosa menimbulkan pengaruh yang buruk bagi hati. Ia laksana noda hitam yang mengotori kain putih, bahkan pengaruhnya lebih dahsyat dari itu, ia bisa menyebabkan hati mati sehingga ia tidak mengenal Allah dan tidak mengetahui jalan kebenaran.

Hudzaifah radhiyallahu anhu berkata: “Iman membuat hati nampak putih bersih. Jika seorang hamba bertambah imannya, hatinya akan semakin putih. Jika kalian membelah hati orang beriman, kalian akan melihatnya putih bercahaya. Sedangkan kemunafikan membuat hati tampak hitam kelam. Jika seorang hamba bertambah kemunafikannya, hatinya pun akan semakin gelap. Jika kalian membelah hati orang munafik, maka kalian akan melihatnya hitam mencekam.” (Majmu’ Al Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah XV/283). Continue reading

Tinggalkan dan lupakan dia Karena Dia

kutinggalkan dia karena Dia

Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.”

(HR. Ahmad 5: 363. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits inishahih. Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilali berkata bahwa sanad hadits ini shahih)

Wahai diri

Ingatlah! Cinta yang tak halal seperti air asin, berapapun banyak engkau meminumnya, tiada dapat melepaskan dahagamu, bahkan ia menambahmu rasa haus/kering yang semakin menjadi.
Obat kasmaran adalah menikahinya. Bila tak mampu maka berpuasa.
Bila ia tidak mungkin engkau raih dalam waktu dekat sekali maka tinggalkanlah.

Karena berlarut larut di dalamnya akan merusak hatimu seperti air garam yang engkau minum tak dapat mengobati tenggorokanmu yang kering.
Engkau akan dilanda sakit dan sakit yg mengerogoti akhiratmu.

Wahai diri!

Ingatlah!!Siapa yang meninggalkan pujaan hati yang belum halal karena Allah, maka Allah akan beri ganti dengan jodoh yang terbaik yang lebih menjaga kesucian diri.

Wahai diriku

Bertekadlah dalam hati

Akan melupakannya karena ingin taat kepada-Nya.

Continue reading

Hargailah setiap orang yang berproses menjadi lebih baik

tumblr_nlbx4ityss1u5cr2do1_1280

Saudaraku, segala sesuatu itu butuh proses, dan sudah menjadi ketentuan dan sunnatullah bahwa ada dan terjadinya sesuatu itu butuh proses. Maka penting kita pegang kaidah dalam dakwah, berubah itu butuh waktu. Seseorang tidak bisa berubah secara sempurna sekaligus, ia butuh proses, perenungan dalam dirinya, pembelajaran, diskusi panjang, keteladanan, ilmu dan pengalaman.

Ia butuh waktu untuk memantapkan niat dan tekadnya untuk menerapkan nilai-nilai baru yang diterimanya sebagai ganti dari keyakinan-keyakinan lama yang dipegangnya. Dan ia butuh saudara-saudara yang mendukung dan menguatkannya serta menemaninya dalam berproses menjadi lebih baik.

Maka hargailah setiap orang berproses menjadi lebih baik, temani ia, rengkuh ia, rangkul dengan penuh kelembutan, bimbing ia agar bisa melalui tahapan-tahapan proses yang dilaluinya untuk menjadi yang lebih baik.

Continue reading